Hatta tiba ponpes Nadhlatul Wathan, Jumat (13/7/2014) sekitar pukul 10.00 WITA. Ketika turun dari mobil Alphard hitam bernopol DR 888 ZM, Hatta langsung disambut dengan meriah oleh ribuan santri dan penduduk sekitar yang sudah menunggu sejak pagi.
"Saya waktu jadi ketua tim sukses Pak SBY, beliau katakan, 'Pak Hatta nggak afdol kita kampanye ke seluruh Indonesia kalau saya tidak singgah ke NTB'. Saya juga katakan demikian ke tim sukses saya, tak afdol kalau saya tidak melihat saudara-saudara saya di NTB," kata dia di pesantren NW, Pancor, Jumat (13/6/2014).
Hatta juga memuji keberadaan pondok pesantren itu yang dianggapnya sebagai pusat keunggulan. "Jarang saya melihat pondok yang seindah dan semegah dan sebaik ini. Inilah yang disebut sebagai pusat keunggulan. Karena melahirkan generasi Indonesia yang memiliki kecerdasan intelektual sekaligus spiritual. Generasi yang berpikir sekaligus berzikir kepada Allah SWT," kata dia.
Hatta lalu mengirimkan salam dari pasangannya capres Prabowo kepada para santri. Prabowo sendiri tidak hadir karena kampanye di daerah lain. Hatta tampak didampingi oleh beberapa politisi dari partai koalisi yakni Sekjen Golkar Idrus Marham, Wasekjen PKS Fahri Hamzah, Sekjen PPP Romahurmuziy, Ketua DPP PAN Tjatur Sapto Edy, Gubernur NTB Zainul Madji, Ketua DPP Gerindra NTB Willgo Zainul, dan beberapa pejabat setempat.
Keberadaan bendera partai berlambang mercy itu dimungkinkan karena keberadaan Gubernur NTB Zainul Madji yang merupakan kader PD. PD memang membebaskan kadernya untuk menentukan pilihan di Pilpres 2014.
(ros/trq)











































