"Kepada Pak Prabowo atau Jokowi, bisa digali apa pemikiran-pemikiran beliau, apa policy, kebijakan-kebijakan beliau, solusi-solusi apa yang ditawarkan manakala salah satu di antaranya mendapat amanat," papar SBY di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/6/2014).
Paparan dari dua kandidat dalam melihat tantangan ekonomi penting dilakukan. Rakyat akan mendapat keuntungan mana calon yang paling realistik dalam menghadapi atau menyusun konsep ekonomi negara ke depan.
Dengan debat seperti itu, publik dapat menilai setiap kandidat. Mana calon yang paling tepat dalam menghadapi persoalan. Dan mana calon yang penuh retorika dengan konsep terlalu tinggi.
"Dengan demikian rakyat bisa memilih dengan tepat," lanjut SBY yang nanti akan bertolak ke Bali.
(mok/trq)










































