"Ya kita memahami ada masalah, tapi biar yang berwenang memberikan penjelasannya. Itu kan namanya dewan kehormatan perwira, biar atasan perwira lebih menjelaskan. Saya sendiri tidak mengerti apa itu yang sebenarnya," kata Jusuf Kalla di sela kunjungannya di Kota Palu, Sulteng, Jumat (13/6/2014).
Sementara saat ditanya soal tudingan adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, yang menuding tim Jokowi-JK yang membocorkan dokumen tersebut, Jusuf Kalla membantah.
"Wih, sama sekali tidak, ini tentara punya. Mana ada tim kita yang punya akses ke sana," terang mantan wakil presiden itu.
Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo menuding kubu Jokowi-JK yang membocorkan dokumen tersebut. Adik Prabowo itu mempertanyakan hal ini dipermasalahkan lagi.
"Ini sudah kelihatan sekali, dokumen-dokumen rahasia menurut undang-undang itu rahasia, tidak boleh dibocorkan. Tapi saya kira ini menunjukkan bahwa pihak Jokowi-JK sangat cemas," kata Hashim, Rabu (11/6).
(bal/mpr)











































