Hari Ibu, Muslimah Semarang Bakar Gambar & VCD Porno
Rabu, 22 Des 2004 16:24 WIB
Semarang -
Berbeda dengan beberapa tempat lain, di Semarang peringatan Hari Ibu tidak dikaitkan dengan isu kenaikan BBM tapi dikaitkan dengan isu pornografi perempuan di media massa. Karenanya mereka membakar gambar dan VCD sebagai simbolisasi penolakan eksploitasi tersebut.Aksi dilakukan oleh mereka yang mengklaim sebagai Muslimah Center Jawa Tengah ini dimulai pada pukul 14.15 WIB di Bundaran Air Mancur Semarang, Jl. Pahlawan, Rabu (22/12/2004). Mereka membentangkan sejumlah poster yang bertuliskan kecaman terhadap eksploitasi kaum perempuan.Sembari berorasi, beberapa peserta aksi membagi-bagikan selebaran yang berisi seruan mengembalikan kodrat perempuan Indonesia. Dalam orasinya mereka menyatakan banyak terjadi pelecehan dan kekerasan terhadap perempuan. Terutama di media massa."Banyak media massa yang berkompetisi dengan memberitakan dan menayangkan program yang berbau pornografi dan porno aksi. Kaum perempuan akhirnya hanya jadi objek komersialisme dan kapitalisme," papar salah seorang peserta aksi.Karena itu, mereka menuntut pemerintah segera mengesahkan RUU Anti Pornografi dan Porno Aksi. KPI atau KPID, LSF, dan Parfi (Persatuan Artis Film Indonesia) harusmemberikan sanksi yang tegas kepada pelakunya.Mengakhiri aksinya, beberapa peserta yang mengambil gambar dan 2 keping VCD porno yang sudah mereka persipakan. Lalu, benda-benda simbol pelecehan terhadap perempuan itu diletakkan di jalan dan dibakar. Nyanyian dan teriakan gembira mengikuti prosesi pembakaran itu.Aksi yang berakhir sekitar pukul 14.55 WIB itu tak banyak mendapat pengawalan polisi. Kebetulan juga, aksi mereka tak sampai membuat macet jalan sekitar lokasi aksi. Rencananya, besok Jumat (24/12), mereka akan beraudiensi dengan KPID Jateng.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































