Gerimis Mulai Turun, Pidato Pengukuhan Guru Besar SBY Terpaksa Ditunda

Gerimis Mulai Turun, Pidato Pengukuhan Guru Besar SBY Terpaksa Ditunda

- detikNews
Kamis, 12 Jun 2014 17:47 WIB
Gerimis Mulai Turun, Pidato Pengukuhan Guru Besar SBY Terpaksa Ditunda
Bogor, - Pidato pengukuhan Guru Besar Ilmu Ketahanan Nasional Universitas Pertahanan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terpaksa terpotong. Pasalnya hujan gerimis serta suara gemuruh sudah mulai turun di kawasan Sentul, Bogor.

Mulai dari presiden memberikan pidato di lapangan Univ Pertahanan, cuaca memang sudah sangat mendung. Suara gemuruh guntur terdengar di mana-mana, namun presiden masih terus melanjutkan pidato resminya. Namun akhirnya cuaca tidak mendukung juga.

Rintik air dari langit pun semakin deras dan membuat SBY menyela pidatonya. Padahal sekitar pukul 13.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB tadi, langit Sentul dijerang panas yang sangat menyengat.

"Pak Rektor masih aman cuacanya?" kata SBY di sela-sela pidato guru besarnya di Universitas Pertahanan, Sentul, Bogor, Kamis (12/6/2014).

"Begini saja, kalau lebat kita break sisanya saya lanjutkan di auditorium yang telah dipersiapkan," imbuhnya.

SBY pun kemudian hendak melanjutkan pidatonya. Namun, gerimis hujan semakin deras.

"Ini petir aman nggak ya? Kalau dari aspek security ada hambatan, kilat petir, kita break 30 menit, kita lanjutin di auditorium," ucap SBY.

Paspampres pun kemudian memayungi SBY yang berpidato di podium pun. Tampak Wapres Boediono, Ibu Ani Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono duduk di bagian depan. Selain itu terlihat pula Mendikbud M Nuh, Rektor Universitas Pertahanan Laksdya TNI Dr Desi Albert Mamahit, para guru besar, para menteri, duta besar, perwira tinggi TNI dan Polri juga berada di bagian depan.

Saat ini SBY dan rombongan berada di gedung utama. Setelah itu SBY akan melanjutkan pidatonya di auditorium. Gelar Profesor Ilmu Ketahanan Nasional yang bakal disandang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata yang pertama di Indonesia. Universitas Pertahanan Indonesia menilai SBY layak mendapat gelar itu.


(dha/ndr)


Berita Terkait