"Banyak sekali, di pendidikan keagamaan, banyak-banyak. Hampir semua direktorat jenderal itu. Tentunya kita harus melakukan efisiensi, harus menerapkan skala prioritas, mana yang harus menjadi prioritas," kata Menteri Agama Lukman Hakim, Kamis (12/6/2014).
"Lalu efisiensi, misalnya kunjungan keluar, seminar-seminar, workshop-workshop, semua itu kita pangkas. Perjalanan-perjalanan dinas misalnya hal-hal yang tidak prinsipil yang tidak prioritas itu yang kita pangkas," tambahnya lagi.
Menurut Lukman, ada juga program yang ditunda. Dia berharap penundaan dan pembatalan agenda ini tak mengurangi kinerja lembaganya.
"Dari sisi waktu, ya, ada penundaan, tapi mudah-mudahan ini tidak mengurangi dari implementasi pelaksanaannya sendiri," tutur Lukman sambil menjelaskan bahwa 20 persen anggaran mereka dipangkas.
(ear/ndr)











































