Jusuf Kalla yang berulang kali mendengar teriakan dukungan 'dua' dengan tekanan pada huruf 'd', hanya tersenyum senyum. Tapi tiba-tiba ia mengingatkan, 'dua' itu jangan sampai salah menjadi 'dor'.
"Hati-hati bukan dor. Ada juga yang suka dor. Itu bahaya," ucap Jusuf Kalla sambil sedikit tertawa di tengah orasinya di Kawasan Adat Mamuju, Sulbar, Kamis (11/6/2014).
JK tak merinci maksud kata 'dor'nya dan tak menyebut pihak yang dituju. "Yang suka dor, Mamuju bisa kembali tahun 60an. Bahaya. Hati-hati," ujar ketua umum PMI itu.
JK melanjutkan orasinya, ia berjanji jika diberi amanah menjadi wapres bersama Joko Widodo, akan membangun bangsa ini sebaik-baiknya sehingga menjadi bangsa yang besar dan maju.
"Di sini saya berterimakasih relawan yang telah bekerja sebai-baiknya. Relawan tinggl bekerja 28 hari. 28 hari kami akan terpilih, kami bekerja untuk anda 5 tahun. Kalau salah kritik kami, tidak didor. Kami tak kenal dor," ucap JK tersenyum.
(bal/van)











































