Prabowo: Tidak Perlu Pencitraan, Serahkan Pada Penilaian Rakyat

Prabowo: Tidak Perlu Pencitraan, Serahkan Pada Penilaian Rakyat

- detikNews
Rabu, 11 Jun 2014 15:09 WIB
Jakarta - Di depan ribuan warga Medan, calon presiden nomor urut satu Prabowo Subianto berorasi tentang pemimpin yang bisa disogok di Indonesia. Ia juga menegaskan bahwa bangsa Indonesia membutuhkan pemimpin yang tidak pencitraan.

"Kami tidak ingin Bangsa Indonesia jadi bangsa kacung. Bangsa yang disuruh-suruh bangsa lain. Ada kekuatan besar yang mengira bahwa Indonesia ini negara yang rakyatnya lemah. Jangankan rakyat, pemimpinnya bisa disogok. Mereka nilai orang Indonesia gampang," kata Prabowo berapi-api di Gedung Serbaguna, Jl Pancing, Medan, Rabu (11/6/2014).

Menurut Prabowo, pihak-pihak tersebut menganggap semua orang Indonesia bisa disogok. Mulai dari kepala desa hingga pimpinan tertinggi di republik ini.

"Jenderal disogok, polisi disogok nanti presiden disogok. Itu yang mereka inginkan," ujar Ketua Wanbin Gerindra ini.

Dengan berapi-api, Prabowo menegaskan bahwa rakyat menginginkan pemimpin yang tidak bisa disogok dan tidak perlu pencitraan. Saking semangatnya, Prabowo salah menyebut tanggal Pilpres yang sehrusnya berlansung pasa 9 juli mendatang.

"Harus kita jawab 9 April. Kita jawab rakyat Indonesia punya putra putri yang tidak bisa disogok. Yang tidak bohong pada rakyat Indonesia, yang tidak mencla mencle, yang ucapan di mulut sama di hatinya beda. Yang tidak perlu pencitraan tapi kita serahkan pada penilaian rakyat," ucapnya.

(imk/trq)


Berita Terkait