Golkar Merapat ke Pemerintah, PDIP Siap Berpisah
Rabu, 22 Des 2004 13:11 WIB
Jakarta - Koalisi Kebangsaan yang digagas Golkar, PDIP, PBR, dan PDS terancam bubar. Golkar diyakini akan merapat kepada pemerintah SBY-Kalla. PDIP sudah siap bila itu terjadi. Bahkan, sebenarnya PDIP sudah siap melepas kebersamaan. "Tidak masalah bila kita berjuang sendirian. Kita memang sudah siap untuk melepaskan kebersamaan. Tapi, kami yakin ada fraksi-fraksi lain yang memiliki visi sama dengan kami," kata Ketua FPDIP DPR Tjahjo Kumolo kepada wartawan di gedung DPR, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (22/12/2004). Saat itu, Tjahjo ditanya mengenai terancam bubarnya Koalisi Kebangsaan. Menurut Tjahjo, sebenarnya PDIP sudah mengantisipasi adanya perubahan kepemimpinan Golkar. "Apa yang terjadi, dalam partai Golkar itu, kami sudah mengantisipasi," kata mantan ketua umum DPP AMPI, onderbouw Golkar, itu. Untuk di DPR, kata Tjahjo, FPDIP juga akan mengontrol kinerja ketua DPR, agar tetap konsisten dalam melakukan fungsi pengawasan, legislasi, dan anggaran. "Walaupun sekarang, dia (Ketua DPR Agung Laksono - Red) adalah anak buah presiden, kita akan tetap mengontrolnya. Toh koalisi juga sifatnya temporer. Apalagi memang kerja sama di parlemen tidak ada hitam putihnya. Kerja sama yang dibangun di sini sepanjang memiliki kesamaan komitmen," ungkapnya. Saat ditanya apakah FPDIP akan mengandeng fraksi-fraksi lain untuk bekerja sama di parlemen, Tjahjo membantahnya. "Kita tidak akan gandeng menggandeng fraksi lain. Yang jelas kita akan disatukan kalau ada kesamaan saja. Strategi khusus kita juga tidak ada. Dan kita tidak akan melakukan review komposisi pimpinan DPR sepanjang ketua DPR tetap konsisten," jelasnya.
(asy/)











































