"Saya peduli dengan Pak JK, karena dalam sejarah bangsa selalu ada keseimbangan, sebagaimana pernah disinggung Jokowi saat pendaftaran (di KPU)," kata La Ode Ida dalam orasinya di hadapan ribuan pendukung Jokowi-JK di lapangan XMTQ, Kendari, Sultra, Rabu (11/6/2014).
La ode mengatakan, di antara keseimbangan dimaksud adalah soal latar belakang capres dan cawapres. Hal itu mengacu pada masalah pembangunan di Jawa dan di luar Jawa yang tidak merata.
Pemerintah menurutnya, selama ini hanya memfokuskan pembangunan di pulau jawa atau bagian barat Indoenesia, padahal pembangunan yang merata di barat dan timur adalah kemutlakan bagi setiap presiden dan wakil presiden.
"Pemimpin yang akan datang tidak boleh lagi dari kawasan barat, tapi barat dan timur. Kali ini barat Jokowi dan timur pak Jusuf Kalla," ujarnya disambut riuh pendukung Jokowi-JK.
"Itulah sebab saya secara pribadi dan keluarga, teman-teman untuk menyampaikan pesan keseimbangan antar wilayah," imbuh La Ode.
(bal/trq)











































