"Kasus ini banyak kejanggalan. Tapi langkah selanjutnya masih akan kita dalami dari saksi dan bukti-bukti lainnya," ujar Kapolda Jabar M Iriawan saat ditemui di Secapa AD, Jalan Hegarmanah, Rabu (11/6/2014).
Menurut Iriawan, pihaknya juga akan meminta tim IT untuk lebih dalam menyelidiki pembicaraan korban dengan mantan kekasihnya pada hari kejadian.
"Kita minta tim IT untuk mendalami dari hasil obrolan korban dan pacarnya jam 11 malam. Selain itu ada juga keterangan dari kawannya bahwa korban tidak diculik dan diperkosa," terangnya.
Iriawan juga menyebut, tidak ada tanda-tanda kekerasan seksual atau pemerkosaan terhadap salah satu mahasiswi Unpad warga Malaysia tersebut.
"Dari hasil visum juga mengatakan tidak ada kekerasan dalam organ vitalnya," ujarnya.
(avi/ndr)










































