Ini Reaksi Tim Prabowo dan Tim Jokowi Soal Hasil Survei Cyrus dan PDB

Ini Reaksi Tim Prabowo dan Tim Jokowi Soal Hasil Survei Cyrus dan PDB

- detikNews
Rabu, 11 Jun 2014 07:10 WIB
Ini Reaksi Tim Prabowo dan Tim Jokowi Soal Hasil Survei Cyrus dan PDB
Jakarta - Cyrus Network baru saja mengeluarkan hasil survei yang memprediksi di pilpres nanti Jokowi-JK bisa memperoleh angka sedikitnya 56,5%. Sementara Prabowo-Hatta sejauh ini dengan potensi suara sekitar 43,5%. Tentunya, hasil survei tersebut mendapat dua reaksi yang berbeda dari kedua pihak.

Dalam posisi yang tidak diuntungkan, pihak Prabowo menganggap hasil survei ini mengada-ngada. Sedangkan untuk pihak Jokowi, survei ini menunjukkan bahwa Jokowi-JK memang pantas menjadi pemimpin Indonesia.

Berikut berapa rangkuman reaksi Tim Pemenangan Prabowo-Hatta dan Reaksi Tim Pemenangan Jokowi-JK seperti yang dihimpun pada, Rabu (11/6/2014).


1. Mahfud: Saya Nggak Percaya Cyrus dan LSI

Ketua tim sukses Prabowo-Hatta, Mahfud Md meragukan hasil survei Cyrus Network yang memprediksi jagoannya tak akan bisa mengejar elektabilitas Jokowi-JK. Mahfud tak terlalu percaya dengan hasil survei-survei yang dirilis belakangan ini.

"Cyrus itu di belakangnya siapa? Cyrus itu kan punyanya Jokowi sejak dulu. Kalau saya ndak percaya sama Cyrus sama Lingkaran Survei Indonesia (LSI). Saya ndak pernah percaya," kata mantan ketua MK itu kepada wartawan di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Selasa (10/6/2014).

Mahfud mengatakan ada survei internal yang digelar Tim Prabowo-Hatta, yang hasilnya berbeda dengan rilis-rilis yang ada selama ini. Hasil dari survei internal itu akan diungkap ke publik dalam waktu dekat.

"Menang kita, kita sudah punya pemetaan, bahkan per wilayah kabupaten menang. Dan nanti Kamis (12/6) akan dirilis," jelas Mahfud.

1. Mahfud: Saya Nggak Percaya Cyrus dan LSI

Ketua tim sukses Prabowo-Hatta, Mahfud Md meragukan hasil survei Cyrus Network yang memprediksi jagoannya tak akan bisa mengejar elektabilitas Jokowi-JK. Mahfud tak terlalu percaya dengan hasil survei-survei yang dirilis belakangan ini.

"Cyrus itu di belakangnya siapa? Cyrus itu kan punyanya Jokowi sejak dulu. Kalau saya ndak percaya sama Cyrus sama Lingkaran Survei Indonesia (LSI). Saya ndak pernah percaya," kata mantan ketua MK itu kepada wartawan di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Selasa (10/6/2014).

Mahfud mengatakan ada survei internal yang digelar Tim Prabowo-Hatta, yang hasilnya berbeda dengan rilis-rilis yang ada selama ini. Hasil dari survei internal itu akan diungkap ke publik dalam waktu dekat.

"Menang kita, kita sudah punya pemetaan, bahkan per wilayah kabupaten menang. Dan nanti Kamis (12/6) akan dirilis," jelas Mahfud.

2. JK: Usai Debat Pasti Lebih Naik Lagi

Survei Cyrus merilis survei yang menempatkan elektabilitas Jokowi-Jusuf Kalla sulit dikejar oleh Prabowo-Hatta di sisa masa kampanye Pilpres. Cawapres Jusuf Kalla optimis elektabilitasnya dengan Jokowi akan naik lagi.

"Terimakasihlah, habis debat semalam pasti lebih naik lagi," ucap JK ditanya soal hasil survei Cyrus di rumah pribadinya, Jalan Brawijaya, Jaksel, Selasa (10/6/2014).

Menurut JK, soal debat capres dan cawapres yang diselenggarakan KPU tadi malam, ia menyatakan berlangsung fair dan pihaknya makin optimis dengan kepercayaan masyarakat untuk memilih Jokowi-JK.

"Bagus, menurut saya semua fair. Yang diberi kesempatan sudah oke," ujarnya.

2. JK: Usai Debat Pasti Lebih Naik Lagi

Survei Cyrus merilis survei yang menempatkan elektabilitas Jokowi-Jusuf Kalla sulit dikejar oleh Prabowo-Hatta di sisa masa kampanye Pilpres. Cawapres Jusuf Kalla optimis elektabilitasnya dengan Jokowi akan naik lagi.

"Terimakasihlah, habis debat semalam pasti lebih naik lagi," ucap JK ditanya soal hasil survei Cyrus di rumah pribadinya, Jalan Brawijaya, Jaksel, Selasa (10/6/2014).

Menurut JK, soal debat capres dan cawapres yang diselenggarakan KPU tadi malam, ia menyatakan berlangsung fair dan pihaknya makin optimis dengan kepercayaan masyarakat untuk memilih Jokowi-JK.

"Bagus, menurut saya semua fair. Yang diberi kesempatan sudah oke," ujarnya.

3. Hatta: Sudah ada surveinya kan? ya sudah ada kan

Cyrus Network baru saja mengeluarkan hasil survei yang memprediksi di pilpres nanti Jokowi-JK bisa memperoleh angka sedikitnya 56,5%. Sementara Prabowo-Hatta sejauh ini dengan potensi suara sekitar 43,5%. Lantas bagaimana tanggapan Hatta Rajasa terhadap survei tersebut?

"Sudah ada surveinya kan? ya sudah ada kan," ujar Hatta di Rumah Polonia, Jl Cipinang Cimpedak, Jakarta, Selasa (10/6/2014).

Selain Hatta, Ketua tim sukses Prabowo-Hatta, Mahfud Md meragukan hasil survei Cyrus Network yang memprediksi jagoannya tak akan bisa mengejar elektabilitas Jokowi-JK. Mahfud tak terlalu percaya dengan hasil survei-survei yang dirilis belakangan ini.

3. Hatta: Sudah ada surveinya kan? ya sudah ada kan

Cyrus Network baru saja mengeluarkan hasil survei yang memprediksi di pilpres nanti Jokowi-JK bisa memperoleh angka sedikitnya 56,5%. Sementara Prabowo-Hatta sejauh ini dengan potensi suara sekitar 43,5%. Lantas bagaimana tanggapan Hatta Rajasa terhadap survei tersebut?

"Sudah ada surveinya kan? ya sudah ada kan," ujar Hatta di Rumah Polonia, Jl Cipinang Cimpedak, Jakarta, Selasa (10/6/2014).

Selain Hatta, Ketua tim sukses Prabowo-Hatta, Mahfud Md meragukan hasil survei Cyrus Network yang memprediksi jagoannya tak akan bisa mengejar elektabilitas Jokowi-JK. Mahfud tak terlalu percaya dengan hasil survei-survei yang dirilis belakangan ini.

4. Timses Jokowi: Akan Ada Titik Balik Bagi Elektabilitas Jokowi-JK

Walau dikatakan menurun dari survei-survei sebelumnya, Jubir Tim Pemenangan Jokowi-JK, Abdul Kadir Karding yakin bahwa akan ada titik balik bagi elektabilitas pasangan Jokowi-JK.

"Kami yakin ada titik rebound bagi Jokowi-JK, artinya akan ada titik di mana dia akan menanjak kembali," kata Karding ketika dihubungi, Selasa (10/6/2014).

Menurut Karding, momen itu ada saat debat kandidat tadi malam. Ia menganggap Jokowi-JK memenangkan debat tersebut.

"Momentumnya adalah semalam ketika debat Jokowi-JK dapat dikatakan memenangkan debat tersebut," kata politisi PKB ini.

Selain itu, kampanye hitam yang diarahkan ke Jokowi juga sudah bisa ditangkis tim sukses.

"Mesin tim sudah bekerja, kita juga sudah relatif bisa mengklarifikasi kampanye hitam yang ada untuk Jokowi, jadi elektabilitas akan mulai naik lagi," ujarnya.

4. Timses Jokowi: Akan Ada Titik Balik Bagi Elektabilitas Jokowi-JK

Walau dikatakan menurun dari survei-survei sebelumnya, Jubir Tim Pemenangan Jokowi-JK, Abdul Kadir Karding yakin bahwa akan ada titik balik bagi elektabilitas pasangan Jokowi-JK.

"Kami yakin ada titik rebound bagi Jokowi-JK, artinya akan ada titik di mana dia akan menanjak kembali," kata Karding ketika dihubungi, Selasa (10/6/2014).

Menurut Karding, momen itu ada saat debat kandidat tadi malam. Ia menganggap Jokowi-JK memenangkan debat tersebut.

"Momentumnya adalah semalam ketika debat Jokowi-JK dapat dikatakan memenangkan debat tersebut," kata politisi PKB ini.

Selain itu, kampanye hitam yang diarahkan ke Jokowi juga sudah bisa ditangkis tim sukses.

"Mesin tim sudah bekerja, kita juga sudah relatif bisa mengklarifikasi kampanye hitam yang ada untuk Jokowi, jadi elektabilitas akan mulai naik lagi," ujarnya.

5. Fahri Hamzah: Enggak Masalah

Lembaga Cyrus Network merilis hasil survei terbaru yang menyatakan elektabilitas Prabowo-Hatta sebesar 41,1 persen atau masih kalah dari Jokowi-JK dengan 53,6 persen. Lantas, bagaimana tanggapan Tim Pemenangan Kubu Prabowo-Hatta?

Anggota Juru Debat Kubu Prabowo-Hatta, Fahri Hamzah mengaku tidak masalah dengan hasil survei tersebut. "Ya silakan saja. Enggak masalah," ujar Fahri di Gedung DPR, Senayan, Selasa (10/06/2014).

Fahri yang juga anggota Komisi III DPR itu justru memprediksi elektabilitas Prabowo-Hatta saat ini malah meningkat. Dia tidak mau terpaku dengan hasil satu atau dua lembaga survei. Menurutnya, masih ada lembaga survei lain yang mengunggulkan Prabowo-Hatta. "Sekarang malah naik setahu saya. Jadi, biarkan lah kalau itu mah," sebutnya.

Dia pun berani memprediksi Prabowo-Hatta bakal menang dalam Pemilu Presiden, 9 Juli mendatang. Fahri menyebut hasilnya bakal seperti kemenangan Jokowi di Pilkada DKI saat melawan Fauzi Bowo.

"Proyeksi saya kemenanan Prabowo di Indonesia itu nanti mirip dgn kemenangan Jokowi di DKI. Kalau itu kan dua putaran. Kalau ini satu putaran. Itu prediksi saya," ujarnya.

5. Fahri Hamzah: Enggak Masalah

Lembaga Cyrus Network merilis hasil survei terbaru yang menyatakan elektabilitas Prabowo-Hatta sebesar 41,1 persen atau masih kalah dari Jokowi-JK dengan 53,6 persen. Lantas, bagaimana tanggapan Tim Pemenangan Kubu Prabowo-Hatta?

Anggota Juru Debat Kubu Prabowo-Hatta, Fahri Hamzah mengaku tidak masalah dengan hasil survei tersebut. "Ya silakan saja. Enggak masalah," ujar Fahri di Gedung DPR, Senayan, Selasa (10/06/2014).

Fahri yang juga anggota Komisi III DPR itu justru memprediksi elektabilitas Prabowo-Hatta saat ini malah meningkat. Dia tidak mau terpaku dengan hasil satu atau dua lembaga survei. Menurutnya, masih ada lembaga survei lain yang mengunggulkan Prabowo-Hatta. "Sekarang malah naik setahu saya. Jadi, biarkan lah kalau itu mah," sebutnya.

Dia pun berani memprediksi Prabowo-Hatta bakal menang dalam Pemilu Presiden, 9 Juli mendatang. Fahri menyebut hasilnya bakal seperti kemenangan Jokowi di Pilkada DKI saat melawan Fauzi Bowo.

"Proyeksi saya kemenanan Prabowo di Indonesia itu nanti mirip dgn kemenangan Jokowi di DKI. Kalau itu kan dua putaran. Kalau ini satu putaran. Itu prediksi saya," ujarnya.
Halaman 2 dari 12
(spt/rvk)


Berita Terkait