"Itu hanya mengembalikan penjelasan mereka sendiri di visinya, berulangkali disiarkan dia ingin menjaga HAM apalagi pemimpin harus bertanggung jawab. Bagaimana caranya?" ucap JK di kediamannya Jalan Brawijaya, Jaksel, Selasa (10/6/2014).
JK mengatakan, pertanyaan itu dilontarkan spontan dan sekadar mengikuti mekanisme debat di mana ada segmen tanya jawab antar kandidat.
"Namanya saja debat musti ingin sampaikan sesuatu pertanyaan," ujar ketua umum PMI itu.
JK mengatakan, soal penegakan HAM adalah masalah serius yang harus mendapat perhatian pemerintah. "Semua calon ingin HAM dihormati lewat aturan penghormatan dan hukum yang berjalan," ucap mantan Wapres itu.
"Sebenarnya di kita di Tap MPR ada (peradilan HAM), di daerah tertentu. HAM bisa juga masuk ke kejahatan biasa walau extraordinary. Tapi karena tindakannya bagian pidana juga, tak perlu ada khusus HAM," imbuh JK soal gagasan peradilan HAM.
(bal/trq)











































