"Gak mungkin logikanya kalau bicara hal-hal rahasia di tempat umum. Apalagi di situ ada banyak yang lain termasuk salah satu komisioner KPU. Disitu tidak sengaja," kata Badrodin di Gedung DPR, Senayan, Selasa (10/6/2014).
Badrodin yakin bahwa obrolan antara Budi dan Trimedya bukan urusan kampanye. Trimedya sendiri berada di Komisi III DPR yang bermitra dengan Polri. Ia merasa ini dipolitisasi.
"Memang dipolitisasi. Misalkan saya ketemu Pak Ahmad Yani (anggota Komisi III) masa gak tegur sapa," ujarnya.
Badrodin merasa tidak perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut atau pemberian sanksi pada Budi.
"Logikanya kalau itu diperiksa ya bodoh amat," ucapnya
(imk/ndr)











































