Tolak Kenaikan BBM, 8 Mobil Dinas dan 1 Tangki BBM Disandera
Rabu, 22 Des 2004 11:16 WIB
Makassar - Seratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar menyandera 8 mobil dinas dan sebuah tangki minyak tanah di depan kampus mereka, Jalan Alaudin, Makassar, Sulawesi Selatan. Penyanderaan ini dilakukan sebagai aksi protes menolak rencana kenaikan BBM yang dinilai hanya akan membebani masyarakat. Penyanderaan mobil tangki minyak tanah dilakukan pukul 09.00 WITA, selanjutnya mobil tangki dibentangkan melintang jalan dan mahasiswa berorasi diatasnya.Selain menyandera tangki, mahasiswa juga menahan 8 mobil dinas. Mobil-mobil dinas tersebut antara lain dari Dinas Perhubungan Sulsel, mobil dinas Sekda Gowa, ambulan milik Pemda Bulukumba dan mobil-mobil dinas plat merah lainnya.Dari pengamatan detikcom, Rabu (22/12/2004), mobil-mobil dinas tersebut disandera saat melewati jalan tersebut. Mobil distop, kemudian dimasukkan ke dalam kampus, kemudian pintu kampus ditutup. Dan mobil-mobilpun tak bisa keluar, sopir-sopir tak bisa berbuat apa-apa.Selain menyandera, aksi demosntrasi yang memacetkan Jalan Alaudin, Makassar ini mahasiswa juga melakukan pembakaran ban-ban bekas. Mereka menilai langkah pemerintah menaikkan harga BBM tidak tepat dan harus dibatalkan.
(jon/)











































