Anggota Juru Debat Kubu Prabowo-Hatta, Fahri Hamzah mengaku tidak masalah dengan hasil survei tersebut. "Ya silakan saja. Enggak masalah," ujar Fahri di Gedung DPR, Senayan, Selasa (10/06/2014).
Fahri yang juga anggota Komisi III DPR itu justru memprediksi elektabilitas Prabowo-Hatta saat ini malah meningkat. Dia tidak mau terpaku dengan hasil satu atau dua lembaga survei. Menurutnya, masih ada lembaga survei lain yang mengunggulkan Prabowo-Hatta. "Sekarang malah naik setahu saya. Jadi, biarkan lah kalau itu mah," sebutnya.
Dia pun berani memprediksi Prabowo-Hatta bakal menang dalam Pemilu Presiden, 9 Juli mendatang. Fahri menyebut hasilnya bakal seperti kemenangan Jokowi di Pilkada DKI saat melawan Fauzi Bowo.
"Proyeksi saya kemenanan Prabowo di Indonesia itu nanti mirip dgn kemenangan Jokowi di DKI. Kalau itu kan dua putaran. Kalau ini satu putaran. Itu prediksi saya," ujarnya.
Sebelumnya, hari ini Cyrus Network merilis hasil terbaru dengan waktu survei 25 Mei - 31 Mei 2014. Elektabilitas Jokowi-JK sebesar 53,6 persen dan Prabowo-Hatta 41,1 persen. Responden yang digunakan mencapai 1500 responden di 33 provinsi dengan metode wawancara tatap muka. Adapun margin error 2,6 persen dengan metode multistage random sampling.
(hat/erd)











































