"Kalau saya satu catatan, format debat ini kaku. Saya nggak boleh ngejar, kalau ada waktu sisa saya hanya boleh memberikan pantauan," kata Zainal saat berbincang dengan detikcom, Selasa (10/6/2014).
Zainal menyarankan agar debat putaran selanjutnya lebih menarik dan dinamis, maka konsep debat harus diubah. KPU dan tim sukses yang memiliki kewenangan dalam mengatur konsep debat bisa berembuk ulang.
"Itu kewenangan KPU dan timses. Kalau mencair lebih dinamis dan jadi lebih enak," ujar Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Gadjah Mada (Pukat UGM) ini.
Menurutnya jika debat dalam suasana cair dan moderator diberi kesempatan untuk mengejar hal-hal yang dirasa kurang, maka jalannya debat akan lebih mengena pada substansi visi dan misi yang dimiliki kedua pasangan capres cawapres.
"Kalau menurut saya, moderator diberikan waktu untuk mengajar dan klarifikasi, agar substansinya lebih terjaga," sarannya.
(slm/ndr)










































