"KPK ingin berpikiran positif, kami mengapresiasi keinginan kuat dari capres untuk memperkuat KPK apalagi diucapkan di muka publik," ujar Bambang Widjojanto saat berbincang dengan detikcom, Selasa (10/6/2014).
Bambang berharap para calon pemimpin itu tidak hanya mengumbar janji saja. Namun, kedua pasang calon harus mengerti dan memahami arti penting pemberantasan korupsi.
"KPK juga meyakini para calon memahami secara utuh bahwa pemberantasan korupsi harus menjadi suatu gerakan sosial dan 8 agenda yang diajukan KPK dapat menjadi titik tolak dan diprioritaskan dalam program pemberantasan korupsi presiden mendatang," jelasnya.
Sebelumnya, dalam debat capres-cawapres yang digelar semalam, kedua pasangan calon sama-sama menyatakan komitmennya untuk memperkuat KPK dan memberantas korupsi.
"KPK sebagai institusi yang melawan korupsi harus diperkuat, termasuk anggarannya. Begitupula polisi dan jaksa, harus sinkron semuanya itu," kata cawapres Jusuf Kalla.
Sementara itu, cawapres Hatta Rajasa juga menyinggung mengenai upaya pemberantasan korupsi yang harus bersifat masif. Menurutnya, sinergitas antara KPK, Kejaksaan, dan Kepolisian harus dilakukan dengan baik.
"Agar apa-apa tidak diselewengkan. Aparatur itu sendiri baik jumlahnya yang tidak didesain sesuai organisasinya harus kita pangkas untuk mencegah kebocoran," ucap Hatta.
(kha/bpn)











































