Busana Karya Toto Supangat Warnai Muslim Fashion Festival di Moskow

Busana Karya Toto Supangat Warnai Muslim Fashion Festival di Moskow

- detikNews
Selasa, 10 Jun 2014 06:25 WIB
Busana Karya Toto Supangat Warnai Muslim Fashion Festival  di Moskow
Jakarta - Sepuluh model cantik Rusia tampil anggun membawakan busana muslim karya desainer Toto Supangat yang turut serta dalam Muslim Fashion Festival dalam rangkaian pameran Moscow Halal Expo, 5-8 Juni 2014. Fashion show diselenggarakan pada hari terakhir pameran, Minggu (8/6) di Conference Hall All Russian Exhibition Centre, Moskow.

Dalam rilis yang diterima dari KBRI Moskow, Selasa (10/6/2014) Toto Supangat untuk kedua kalinya berpartisipasi dalam pameran Moscow Halal Expo setelah partisipasinya pada tahun 2011. Busana muslim karya Toto Supangat yang menampilkan busana muslim wanita bertemakan Raven in the middle of season dengan paduan batik mendapatkan banyak pujian dari para pengunjung pameran.

Pandangan masyarakat Rusia terhadap busana muslim Indonesia semakin diperkaya setelah melihat rancangan Toto Supangat dalam pagelaran busana tersebut.

Salah satu pengunjung stan Indonesia, Siti Aisha, menyatakan bahwa, busana muslim yang ditampilkan Indonesia mempunyai karakter yang kuat dan desain yang dimiliki sangat berbeda dengan busana muslim kebanyakan.

“Saya sangat menyukai detil yang ditampikan dalam busana Toto Supangat dan menurut saya, busana ini tidak hanya digunakan untuk wanita muslim saja, namun dapat digunakan oleh wanita secara umum,” ungkap Siti Aisha seperti tertulis dalam rilis.

Selain Toto Supangat, stan Indonesia juga diisi oleh busana muslim dari koleksi Jasmine Clothing yang membawa pakaian muslim siap pakai yang elegan dengan detil payet dalam warna-warna pastel yang cocok untuk musim semi dan musim panas di Moskow.

Disamping busana muslim, Indonesia juga menampilkan produk makanan dari perwakilan Mayora di Rusia dengan produk Torabika Cappucino, permen Kopiko dan Biskuit Danisa yang laris manis diserbu pengunjung pameran hingga detik terakhir pameran ditutup.

Moscow Halal Expo sudah diselenggarakan sejak tahun 2010 oleh Dewan Mufti Rusia dengan dukungan dari Pemerintah Daerah Moskow, Kementerian Luar negeri Rusia, Pusat Islam Pengembangan Perdagangan (ICDT) dan KADIN Rusia. Pameran tahun ini terlihat lebih megah dibanding tahun lalu dan tidak hanya dihiasi oleh berbagai macam produk makanan dan minuman halal, barang-barang kebutuhan rumah tangga, tetapi juga busana-busana muslim dari Rusia, Turki, Maroko, India dan Kazakhstan.

Setelah membuka Moskow Halal Expo 2014 ke-5, Sheikh Ratfi Gainutdin, Ketua Dewan Mufti Rusia menyempatkan untuk datang ke stan Indonesia. Dia menyampaikan apresiasi positif.

“Saya menyampaikan rasa terima kasih saya atas partisipasi Indonesia dalam pameran ini. Selain itu, saya mengharapkan agar kerjasama yang telah terjalin baik antara Indonesia dan Rusia dalam bidang halal dapat semakin meningkat serta memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak,” ungkap Sheikh Ratfi Gainutdin.

Sementara itu, Wakil Kepala Perwakilan RI Moskow, Nugroho Setyadie, yang hadir mewakili Dubes RI Moskow pada pembukaan pameran juga memberikan apresiasi positif atas pelaksanaan Moscow Halal Expo yang semakin besar dan megah ini.

“Pameran ini merupakan ajang yang sangat baik untuk memperkenalkan produk-produk Indonesia kepada masyarakat muslim Rusia yang haus akan produk-produk halal. Dengan jumlah penduduk muslim yang cukup besar, sekitar 25 juta orang, Rusia merupakan pasar yang sangat potensial bagi produk-produk Indonesia”, ujarnya.

Hal ini antara lain terlihat dari semakin berkembangnya pemasaran produk Torabika Cappucino dari Mayora Group, yang sudah memasuki pasar-pasar di wilayah Rusia yang memiliki populasi muslim cukup besar antara lain Republik Baskhortostan, Dagestan, Kazan, Chechnya, dan beberapa kota lain.

Moscow Halal Expo 2014 antara lain diikuti oleh berbagai partisipan dari 23 negara antara lain Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina, Polandia, Afrika Selatan, Inggris, Iran, Maladewa, Turki, Uni Emirat Arab, Tunisia, Kazakhstan dan Sudan serta sejumlah industri halal Rusia.

Fokus utama kegiatan dalam 2 hari pertama pameran adalah pada forum bisnis dan kongres halal. Bisnis forum tahun ini tidak hanya dititikberatkan pada pertukaran pengalaman antar negara peserta dalam bidang sertifikasi halal akan tetapi juga pada pengembangan pasar industri, pariwisata, jasa, keuangan, investasi dan busana muslim.


(kha/bpn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads