Komisioner KPU dimaksud adalah Hadar Nafis Gumay. Hadar ditemui di Balai Sarbini, Jakarta, dengan santai menjelaskan, pertemuannya dengan Trimedya di Sate Senayan itu tidak disengaja.
"Saya sedang duduk sendiri menunggu (pesanan makan), begitu selesai saya lihat Trimedya duduk ramai-ramai. Saya males juga (hampiri Trimed). Begitu pulang, dia tegur eh mas Hadar, eh ya apa kabar. Kita ngobrol beberapa second," ucap Hadar usai acara debat capres cawapres di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (9/6/2014) malam.
Hadar menuturkan, tak ada pembicaraan serius dengan Trimedya kecuali tegur sapa. Ia secara pribadi memang mengenal Trimed sebagai politisi PDIP. Sementara soal Budi Gunawan ia tak mengenalnya.
"Saya nggak kenal (Budi Gunawan-red)," ujarnya.
"Jadi saya kira pemberitaan suka banyak didasari kecurigaan, dan berlebihan. Kalau ada pembuktian silakan," imbuh Hadar.
Sebelumnya, Budi Gunawan telah mengklarifikasi soal pertemuannya dengan politisi PDIP Trimedya Panjaitan di Sate Senayan, Menteng. Pertemuan itu disebutnya tak direncakanan.
Namun menurut Budi, usai Trimedya berpamitan dengan dirinya untuk pulang, Trimedya menghampiri meja salah seorang komisioner KPU yang kebetulan juga ada di rumah makan tersebut. Tapi itu pun hanya tegur sapa.
"Ini semua murni urusan makan," tegas Budi Gunawan.
(bal/kha)











































