Di awal debat, Jokowi mengucapkan hormat kepada seluruh peserta yang hadir. Jokowi juga mengucap hormat untuk capres-cawapres nomor urut satu, Prabowo dan Hatta Rajasa.
"Republik ini adalah milik kita semua. Harapan rakyat ingin hidup lebih baik, ingin lebih sejahtera. Demokrasi menurut kami adalah mendengar suara rakyat dan melaksanakannya," kata Jokowi mengawali paparan visi misinya.
Karena itu Jokowi menuturkan selama ini dia melakukan blusukan. Semua itu dilakukan untuk mendengar suara rakyat.
"Oleh sebab itu kenapa setiap hari kami datang ke kampung-ampung, datang ke pasar-pasar, bantaran sungai, petani, pelelangan ikan, karena kami ingin mendengar suara rakyat," katanya.
Jokowi mengedepankan penyelesaikan masalah lewat dialog. Dia memuji JK yang selama ini menyelesaikan konflik dengan musyawarah.
"Penyelesaian Tanah Abang, Waduk Pluit, juga kita selesaikan dengan dialog, mengundang makan, musyawarah," kata Jokowi yang mengenakan jas hitam dan dasi merah ini.
Jokowi kemudian menyinggung visi misinya jika menjadi presiden. Menurutnya untuk pemerintah yang bersih bisa dilakukan apabila ada dua hal utama.
"Pembangunan sistem, sistem yang seperti apa. Telah kita lakukan dan kita buktikan baik jadi wali kota maupun gubernur seperti e-budgeting, e-procurement, e-purchasing, e-catalog, e-audit, pajak online, IMB online, cara-cara seperti itulah yang kita perlukan dan bisa dinasionalkan apabila Jokowi dan JK diberi rakyat untuk memegang pemerintahan ini," tandasnya.
(van/nrl)











































