"Boleh tepuk tangan tapi tidak boleh yel-yel dan membawa alat peraga kampanye," kata MC debat, Tina Talisa, di hadapan para tamu undangan yang hadir, Senin (9/6/2014) pukul 19.30 atau setengah jam sebelum debat dimulai. Aturan ini dibuat KPU agar pelaksanaan debat bisa berlangsung dengan tertib.
Saat memasuki lokasi debat, para tamu undangan akan melewati pintu detektor. Di sana terdapat petugas yang akan memeriksa dan menyita atribut kampanye yang dibawa oleh para pendukung. Sementara itu bagi para pendukung yang terlanjur membawa atribut ke dalam ruang debat diminta untuk menyimpan atribut itu di dalam tas atau menyerahkannya kepada petugas.
Pendukung yang bisa masuk ke dalam ruang debat hanyalah mereka yang masuk dalam daftar tamu undangan. Sedangkan pendukung yang lainnya yang tidak diundang berada di depan Balai Sarbini. Mereka yang di luar ruang debat, bebas membawa atribut dan meneriakkan yel-yel.
Rencananya dua pasangan capres cawapres itu akan melewati jalur yang berbeda untuk sampai ke podium. Pasangan Prabowo-Hatta akan lewat di sisi sebelah kiri panggung. Sedangkan pasangan Jokowi-JK akan melewati jalur sisi kanan panggung.
Hadir dalam acara itu Ketua Bapilu Jokowi-JK Puan Maharani, Ketua Timses Jokowi-JK Tjahjo Kumolo, Timses Prabowo-Hatta Amien Rais, Hashim Djojohadikusumo, MS Kaban, Fadli Zon dan istri cawapres Okke Hatta Rajasa.
(slm/nrl)











































