ADVERTISEMENT

Hari ke-601 Jokowi

Festival 'Ennichisai' Diwarnai Pungli Pejabat, Ahok: Kenapa Nggak Lapor Saya?

- detikNews
Senin, 09 Jun 2014 15:23 WIB
Jakarta - Festival tradisional Jepang 'Ennichisai' terpaksa berakhir tahun ini karena diwarnai pungli dari sejumlah pejabat. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mendengar kabar itu menyayangkan tindakan panitia yang tidak melaporkan kasus itu kepadanya.

"Kalau ada pungutan-pungutan seperti itu, kenapa kalau kayak gitu nggak lapor sama saya. Kenapa EO nggak ada yang lapor?", kata Ahok Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (9/6/2014).

Ia mengakui masih banyak pungutan yang dilakukan sejumlah pejabat untuk meloloskan kegiatan-kegiatan di Jakarta. Ia meminta para penyelenggara melaporkan pungli tersebut padanya.

"Kadang-kadang EO kita harus tanda tanya juga. Kalau kamu EO yang bener, sekarang ada gubenur dan wakil gubernur yang nggak nyolong uang, kenapa nggak lapor saya di mana dinas yang mainin kalian?. "Kadang-kadang saya pikir ya, saya nggak nuduh juga. Mungkin ya, nggak kebagian, baru lapor ke saya. Kalau kebagian mah diam-diam semua kok. Udah batal, gagal, baru lapor ke saya. Waktu saya tanya, ayo main bersih, ada yang ngomong 'bersih kan susah untungnya Bos'," ujarnya.

Menurutnya, ribut adanya pungli dalam satu kegiatan karena bagian yang diminta pejabat sudah sangat besar dan tak memberi untuk penyelenggara acara. "Kadang-kadang mulai ribut karena pembagian nggak merata. Terlalu berat baru teriak. Ya selama masih bisa nutupin ongkos, ya sudahlah. Cincai-cincai," ujarnya sambil tersenyum.

Pihak penyelenggara acara menyatakan diminta sejumlah uang oleh pejabat untuk memuluskan ijin kegiatan. Akibatnya, acara ini terancam tak terlaksana tahun depan.



(bil/aan)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT