Ini Kejanggalan yang Menguatkan Pemerkosaan Mahasiswi Unpad Asal Malaysia Rekayasa

Ini Kejanggalan yang Menguatkan Pemerkosaan Mahasiswi Unpad Asal Malaysia Rekayasa

- detikNews
Senin, 09 Jun 2014 15:26 WIB
Bandung - Selain hasil visum yang menunjukkan tidak ada tanda kekerasan pada alat vital, polisi juga mempunyai bukti lain yang menunjukkan cerita mahasiswi Unpad asal Malaysia soal penculikan dan pemerkosaan diduga rekayasa.

"Tiga kali selama tiga hari kami olah TKP. Ada beberapa kejanggalan. Pertama, untuk lokasi, di sana itu enggak mungkin terjadi penculikan karena lokasinya ramai. Banyak orang serta warung dan foto copy. Selain itu tidak ada saksi-saksi yang melihat penculikan itu, padahal ramai," ujar Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan saat acara silaturahmi dengan jurnalis di rumah makan Sari Sunda, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (9/6/2014).

Kedua, korban mengaku diculik sekitar pukul 20.00 WIB. Namun dari hasil penyelidikan, ternyata sekitar pukul 23.00 WIB, korban masih menelepon mantan pacarnya di Medan. "Apakah mungkin waktu diculik itu bisa nelpon?" cetus Kapolda.

Ketiga, mengenai barang milik korban yang diambil pelaku, ternyata polisi menemukannya di rumah makan Grafika, tempat ia mengaku dibuang. "Handphone dan tabletnya ada di sana," ujar Iriawan.

"Dari hasil penyelidikan, yang bersangkutan pernah memiliki kasus, mencuri kartu kredit temannya. Dia itu juga kan baru semester satu, seharusnya tinggal di asrama. Menurut ibu kosnya juga dia sering dugem dan pulang malam," tambah Iriawan.

(bbn/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads