"Saya tidak ingin menuduh, tapi saya banyak menerima SMS yang menyatakan ada petinggi Polri yang bertemu dengan timses," ujar Hatta di ruang perpustaakan pribadi di rumahnya Perumahan Golf Mansion Nomor 26, Jalan RS Fatmawati, Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (9/6/2014).
Hatta mengatakan, kebenaran SMS itu masih dipertanyakan. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu memilih lebih berpikir positif agar Polri benar-benar menjagar netralitasnya menjelang pemilihan presiden.
"Saya tidak tahu kebenarannya tapi SMS beredar seperti itu, saya berpikir positif saja sebaiknya menjaga netralitas antar TNI/Polri karena kita menjaga betul akuntabilitas, profesionalitas," kata Hatta.
Hatta juga mengatakan apa yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tentang ada dugaan ketidaknetralan anggota Polri dan TNI tentu ada dasarnya.
"Tentu Pak SBY punya informasi yang cukup yang tentu ada dasarnya, sebab itu menurut saya penting bagi kita untuk menjaga netralitas," tuturnya.
(rmd/van)











































