"Menurut pemeriksaan rumah sakit tidak ada alkohol. Ya (penyebab kecelakaan) kurang konsentrasi, bisa karena mengantuk, karena itu kan kejadian 05.30 (WIB)," ujar Kasatlantas Jakbar AKBP Darmanto ketika dikonfirmasi detikcom, Minggu (8/6/2014).
"Memang tengah kecepatan tinggi, di atas 100 km/jam," sambung Darmanto.
Setelah insiden, Edi dibawa ke rumah sakit di kawasan Pluit. Dari pemeriksaan dokter, diketahui Edi tidak mendapatkan luka yang serius.
"Langsung pulang. Senin baru dipanggil," kata Darmanto.
Sedangkan Suhanda, sopir truk box yang ditabrak Lamborghini, juga tidak mendapatkan luka yang serius. Polisi telah memindahkan barang-barang yang dimuat oleh Suhanda.
"Isinya berupa plastik. Sudah kami pindahkan dan dalam proses evakuasi," kata Darmanto.
(fjp/nik)










































