Curhat Penumpang KRL yang Berasap di Jalur Kb Lama-Pondok Ranji

Curhat Penumpang KRL yang Berasap di Jalur Kb Lama-Pondok Ranji

- detikNews
Sabtu, 07 Jun 2014 00:14 WIB
Curhat Penumpang KRL yang Berasap di Jalur Kb Lama-Pondok Ranji
Santoso/pasangmata.com
Jakarta - Akibat commuter line KA 1838 jurusan Tanah Abang-Parung Panjang berasap di jalur antara Kebayoran-Pondok Ranji, banyak penumpang yang merasa dirugikan. Salah satunya adalah Hendrick.

"Saya tidak keberatan harga tiket kembali seperti semula, yaitu Rp 8.000. Asalkan pelayanannya lebih baik, terutama masalah teknis keretanya," tutur Hendrick kepada detikcom Jumat (6/5) malam.

Pria ini berada dalam gerbong kereta ketiga yang letaknya bersebelahan dengan gerbong yang berasap. Kereta tersebut berhenti beberapa menit setelah meninggalkan Stasiun Kebayoran.

Awalnya, kereta commuter line tujuan Parung Panjang untuk jadwal pukul 18.30 WIB mengalami gangguan sehingga mengalami keterlambatan. Akibat keterlambatan tersebut penumpukkan penumpang tidak dapat dihindari di Stasiun Kebayoran. Kemudian Commuter Line KA 1838 tiba di Stasiun Kebayoran pukul 18.45 dan penumpang pun membanjiri kereta tersebut.

"Penumpangnya banyak sekali dan AC mati. Yang menyala hanya kipas angin. Akhirnya banyak penumpang yang membuka jendela kereta agar tidak pengap di dalam," lanjut Hendrick.

Menurut keterangannya, beberapa menit setelah meninggalkan Stasiun Kebayoran kereta pun berhenti, beberapa kipas angin tiba-tiba mati dibarengi dengan beberapa lampu di dalam gerbong.

Penumpang masih diam menunggu hingga kemudian seseorang berteriak ada kebakaran di dalam gerbong kereta. Banyaknya penumpang yang menggedor-gedor di gerbong yang berasap membuat suasana kian semakin panik. Pintu kereta terbuka dan semua penumpang keluar berdesakan.

"Banyak sekali yang ingin keluar. Suasana panik. Ada yang sampai jatuh terduduk, jalan terseok-seok hingga jatuh ke parit pun ada saking paniknya takut kereta kebakaran."

Hendrick mengatakan kejadian seperti ini tidak hanya sekali dua kali terjadi. Pelayanan kereta commuter line yang dirasa masih buruk membuat penumpang kereta berharap akan adanya perbaikan dari pihak PT KAI ke depannya.

(trq/trq)


Berita Terkait