"Saya suka sama korban, pernah nembak 2 kali nyatakan cinta tetapi ditolak. Alasan belum tahu sifat-sifat," kata Saurenjang di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (6/5/2014).
Saurenjang mengaku selama 2 hari melakukan pengintaian sebelum menghabisi nyawa Desi. "Awalnya pingin miliki HP-nya, bunuh dadakan. Sempet megang tangan, setelah meninggal sempet cium kening," ujar Saurenjang yang pengangguran ini.
Saurenjang akhirnya ditangkap setelah sempat pergi ke rumah kakaknya di Ciledug, Jakbar, usai menghabisi nyawa Desi. Ia diketahui menjual barang-barang Desi seperti BlackBerry, laptop dan jam tangan.
(aan/aan)











































