"Tersangka warga sekitar, kenalnya karena sering lewat kos korban," ujar Kapolres Jaktim Mulyadi Kaharni dalam konferensi pers di Polsek Ciracas, Jl Raya Bogor, Jakarta Timur, Jumat (6/6/2014).
Menurut Mulyadi, SS kenal Desi baru sebulan. SS saat ini tidak memiliki pekerjaan.
"Tersangka pengangguran," katanya.
Desi merupakan mahasiswi asal Singkawang yang sedang berada di Jakarta. Desi kos di Gang Attaqwa, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.
"Dia ngekos karena sedang praktek di sini," tutur Mulyadi.
Desi ditemukan tewas di kamar kosnya, pada 3 Juni lalu. Menurut polisi, Desi dibunuh dengan sadis. Polisi menemukan banyak luka sayatan di tubuhnya.
(nik/aan)











































