Adu Kuat Tawaran Program, Para Capres Bisa Rebut Swing Voters

Adu Kuat Tawaran Program, Para Capres Bisa Rebut Swing Voters

- detikNews
Jumat, 06 Jun 2014 09:32 WIB
Adu Kuat Tawaran Program, Para Capres Bisa Rebut Swing Voters
Jakarta - Hasil sejumlah survei menunjukkan besarnya jumlah pemilih yang belum memutuskan pilihan capres/cawapresnya. Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla harus merebut swing voters demi mengamankan tiket ke Istana.

Pengamat politik Arya Fernandes mengatakan, swing voters berasal dari kalangan menengah atas. Mereka cukup kritis dengan isu terkait politik utamanya mengenai pasangan calon.

"Pertama, mereka yang masih abu-abu ini masih menunggu program yang ditawarkan bagaimana cocok atau tidak. Ini yang ditunggu ya kayak kebijakan populis yang bermanfaat. Bisa enggak Prabowo atau Jokowi seperti itu," ujar Arya saat dihubungi detikcom (5/6/2014) malam.

"Bagaimana tawaran untuk kebijakan seperti masalah ekonomi yang bisa menarik perhaatian mereka," sambungnya.

Menurut Arya, pasangan capres/cawapres harus memanfaatkan posisi kepala daerah. Kepala daerah dianggap mampu menarik banyak dukungan karena mengenal wilayahnya

"Langkah ini saya kira sebagai pengeruk utama buat mendulang suara capres nanti," ujarnya.

Survei Alvara menunjukkan, ada 32,3 persen responden yang belum memutuskan pilihannya. Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 1.440 responden berusia 20-54 tahun di 10 kota di Indonesia.

Survei menggunakan metode sampel stratified random sampling dengan margin of error 2,64%. Survei dilakukan pada 18-28 Mei 2014.

Sedangkan survei Soegeng Sarjadi School of Government (SSSG), menunjukkan elektabilitas duet Jokowi-JK mencapai 42,65%, Prabowo-Hatta 28,35%, dan pemilih yang belum menentukan pilihan masih 29%.

(hat/fdn)


Berita Terkait