"Kalau diminta sehari dua hari wajar lah. Yang berat itu yang tiap hari. Kalau tiap hari (diminta kampanye), mending mundur," tutur Salim di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/6/2014).
Salim menuturkan, dirinya bisa meminta izin kepada Presiden jika ingin berkampanye. Namun demikian, dirinya belum mengajukan izin, karena dari Tim Pemenangan Prabowo-Hatta belum memintanya untuk berkampanye atau aktivitas lainnya guna mensukseskan Prabowo-Hatta.
"Kalau diminta (kampanye) sehari atau dua hari, saya harus minta izin 12 hari sebelum acara itu. Dan itu harus disetujui Presiden. Tapi saya belum mengajukan izin, karena belum jelas kapan diminta (berkampanye)," tutur Salim.
Sebelumnya, Presiden SBY mempersilakan menteri-menteri untuk mundur jika disibukkan oleh aktivitas kampanye Pilpres 2014. SBY juga menyoroti nilai kementerian yang jeblok, ada 10 Kementerian yang bernilai di bawah 4,5.
(dnu/fdn)










































