Siap 'Tempur' untuk Prabowo-Hatta, PKS Jateng Siapkan 3.000 Relawan Digital

Siap 'Tempur' untuk Prabowo-Hatta, PKS Jateng Siapkan 3.000 Relawan Digital

- detikNews
Kamis, 05 Jun 2014 19:08 WIB
Siap Tempur untuk Prabowo-Hatta, PKS Jateng Siapkan 3.000 Relawan Digital
Dok Detikcom
Semarang - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) selaku partai koalisi Capres Cawapres Prabowo-Hatta menyiapkan pasukan khusus sebagai tim pemenangan di Jawa Tengah. Pasukan khusus tersebut merupakan tim yang bertugas melakukan kampanye di media sosial.

Sekretaris Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jateng, Ahmadi, mengatakan ada 3.000 relawan yang bersedia menjadi pasukan khusus tersebut. Relawan yang disebut juga relawan digital (redi) itu dibagi dalam beberapa divisi dan sudah mulai bekerja sejak hari pertama kampanye, Rabu (4/6/2014).

"Di Jateng, 3.000 relawan digital PKS sudah dipastikan dalam kondisi siap tempur, mereka dibagi menjadi beberapa divisi, ada divisi video, foto, socmed, hingga tulisan. Semua divisi tersebut kita kerahkan dan dioptimalkan dalam rangka memenangkan Prabowo-Hatta," kata Ahmadi dalam siaran persnya kepada detikcom, Kamis (5/6/2014).

Koordinator Media Center PKS Jateng, Muntafingah menambahkan para Redi tersebut ada kontrol dan pola komando yang jelas. Hal itu merupakan salah satu strategi pemenangan Prabowo-Hatta.

"Setiap Redi ada kontrol dan pola komando yang jelas, baik melalui akun struktur di masing – masing daerah, maupun akun pendukung dan akun personal yang jumlahnya lebih dari 10 ribu," ujar Muntafingah.

Redi merupakan salah satu dari tiga perangkat utama yang disiapkan PKS Jateng sebagai "amunisi" menjelang Pilpres 9 Juli mendatang. Tiga perangkat itu adalah saksi di 35 Kabupaten/Kota di Jateng, satuan tugas (satgas) khusus pengamanan, dan Redi.

"Perlu diingat, para saksi tersebut adalah orang-orang militan yang siap mengawal suara hingga paripurna," tegas Ahmadi.

"Yang kedua kita juga menyiapkan satuan tugas (satgas) khusus pengamanan. Untuk yang kedua ini, selain kita maksimalkan satgas PKS yang biasa kami sebut Korsad saat hari pemungutan suara, terutama di daerah rawan, kita juga menyumbang satgas ini di tim pemenangan tingkat wilayah, untuk digabung dengan satgas lainnya," imbuhnya.

(alg/try)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini