"Novi juga bingung, temannya pada hilang semua," ujar pengacara Novi, Chris Sam Siwu, kepada detikcom di RSCM, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat, Kamis (5/6/2014). Chris ke RSCM untuk menjenguk Novi.
Menurut Chris, teman-teman Novi harus bertanggung jawab atas apa yang menimpa Novi. Chris juga menyalahkan Novi atas kejadian itu.
"Yang saya salahkan Novinya yang salah bergaul. Kedua, teman-temannya. Kenapa semua menghilang. Kasus hukumnya kan dia sudah selesai. Ini murni dia sebagai korban. Dia ditelantarkan oleh teman-temannya," katanya.
Meski demikian, Chris belum mau melapor ke polisi. Dia masih menunggi itikad baik teman-teman Novi.
"Saya belum mau lapor polisi, nunggu Novi sadar mengingat. HP dia hilang saya sudah kantongi beberapa nama. Dugaan sementara HP dia dibawa oleh orang yg berinisial C. Kalau memang dia itikad baik, dia kan tidak harus menghilang," ucap Chris.
Novi ditinggalkan begitu saja oleh teman-temannya di UGD RSCM sejak 31 Mei lalu. Model majalah pria dewasa ini baru sadarkan diri pada 2 Juni.
Sebelum dibawa ke RSCM, Novi diantar temannya ke kosannya. Di kosan, ponsel Novi jatuh dan diambil temannya. Di situ Novi langsung tidak sadarkan diri. Saat di RSCM, tangan Novi lebam dan bengkak. Dokter menyebut Novi mengalami gangguan ginjal sehingga menjalani cuci darah. Setelah cuci darah, dia sadar.
(nik/nrl)










































