Rahasia Banyuwangi Lepas dari Predikat Kota Terkotor dan Raih Adipura

Rahasia Banyuwangi Lepas dari Predikat Kota Terkotor dan Raih Adipura

- detikNews
Kamis, 05 Jun 2014 14:17 WIB
Rahasia Banyuwangi Lepas dari Predikat Kota Terkotor dan Raih Adipura
Banyuwangi - Saat baru menjabat 2010 lalu, Bupati Abdullah Azwar Anas kaget ketika daerahnya mendapat predikat sebagai kota terkotor. Dia pun mengonsolidasikan kekuatan untuk berbenah.

"Gerakan yang kita lakukan waktu itu salah satunya adalah gerakan partisipasi rakyat, yang secara simbolik kita lakukan menyapu jalan secara bersama-sama. Spirit-nya bahwa kita harus bareng-bareng berbenah," ungkap Bupati Anas saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (5/6/2014).

Tahun lalu, Banyuwangi mendapatkan Piala Adipura untuk kategori Kota Sedang. Daerah di ujung timur Pulau Jawa ini termasuk kota yang mampu mempertahankan piala tersebut. Di Jatim, 5 Kabupaten/kota lainnya gagal. Mereka adalah Kabupaten Bondowoso, Pasuruan, Jember, Kota Mojokerto, dan Kota Batu.

Sejak meraih piala, Banyuwangi terus berinovasi. Terutama dalam hal pengelolaan lingkungan. Berbagai program dilakukan, di antaranya program bank sampah, pengolahan sampah, membangun banyak Ruang Terbuka Hijau (RTH), dan apreasiasi untuk para petugas kebersihan melalui insentif, hadiah umroh gratis, dan asuransi.

Bupati Anas mengatakan, kebersihan daerah menjadi awal dari perwujudan daerah yang bersih dan layak tinggal. Sebab jika kotanya bersih, maka rakyatnya juga akan nyaman dan bangga menjadi bagian di dalamnya.

"Kami ingin Banyuwangi nyaman, sehat, semuanya happy. Sudah sejak tiga tahun ini kami fungsikan ruang-ruang terbuka hijau (RTH) yang dulu kotor menjadi ruang publik yang bersih," jelas mantan anggota DPR ini.

Saat ini, Banyuwangi miliki 10 RTH yang juga difungsikan sebagai panggung rakyat untuk berkesenian, lapangan basket, tempat bermain anak, stand kuliner yang teratur, dan fasilitas penunjang lainnya. Tidak hanya di pusat kota, RTH juga dibangun di kecamatan-kecamatan.

"Ada Taman Blambangan, Taman Sayu Wiwit, Taman Sri Tanjung dan lain-lain. Bertahap kami bangun di semua kecamatan," tandasnya.


(gik/try)


Berita Terkait