"Apa pertahanan lebih kuat suatu bangsa dan negara?" tanya Prabowo kepada ratusan orang yang menghadiri acara 'Temu Mitra Regional LPBD-KUMKM 2014' di Hotel Panghegar, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Kamis (5/6/2014).
"Pertahanan kuat suatu bangsa dan negara ialah kesejahteraan rakyat," ucap Prabowo menegaskan.
Eks Danjen Kopasus ini memberikan ilustrasi perihal satu pesawat tempur supersonik generasi kelima atau jenis F-35 buatan Amerika yang harganya berkisar Rp 1 triliun. Menurut Prabowo, prioritas terpenting yang dibutuhkan memperkuat Indonesia saat ini bukan mengandalkan kecanggihan alat pertahanan militer.
"Pilih membeli pesawat jet tempur atau 12 juta rakyat Indonesia hidup sejahtera? Kalau saya lebih penting 12 juta rakyat sejahtera," tuturnya yang disambut tepuk tangan hadirin.
"Bukan kita enggak perlu pertahanan yang kuat. Percuma punya tentara hebat tapi rakyatnya miskin," ujar Prabowo yang terbalut seragam putih dan berpeci hitam.
Lebih lanjut Prabowo menuturkan, peran koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) harus dipertahankan di seantero nusantara ini. Dia menilai koperasi dan UKM sebagai sektor vital demi kemajuan bangsa.
"Kalau kita mau kuat, maka harus perkuat ekonomi rakyat kita. Gerakan koperasi jangan dilemahkan. Hidup matinya bangsa Indonesia terletak pada koperasi dan usaha kecil menengah," kata Prabowo.
Prabowo hadir sebagai tokoh nasional dalam acara ini. Dia didamping tokoh lainnya sekaligus Ketum Golkar Aburizal Bakrie. Pada kesempatan tersebut, Prabowo memperkenalkan dirinya sebagai capres kepada ratusan pegiat koperasi dan UKM.
(bbn/ndr)











































