Ruko Ambruk di Samarinda, Polisi Panggil Bos Kontraktor asal Surabaya

Ruko Ambruk di Samarinda, Polisi Panggil Bos Kontraktor asal Surabaya

- detikNews
Kamis, 05 Jun 2014 11:18 WIB
Ruko Ambruk di Samarinda, Polisi Panggil Bos Kontraktor asal Surabaya
Samarinda - Ruko berlantai 3 di Jl Jenderal A Yani, Samarinda, Kalimantan Timur, yang ambruk 3 Juni 2014 lalu, dikerjakan kontraktor PT Firma Abadi. Polisi telah memanggil bos kontraktor, Joni Tandjung, seorang pengusaha asal Surabaya, Jawa Timur.

Penyidik telah memanggil Joni yang diketahui bertempat tinggal di Perum Galaxy Bimo Megah Blok E6/17. Dia dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan polisi pada Jumat (6/6/2014) besok bersamaan dengan pemilik bangunan, Yuliansyah, seorang pengusaha lokal Samarinda.

"Kami telah memanggil pemilik bangunan atas nama Yuliansyah dan pemilik kontraktor atas nama Joni Tandjung di Surabaya untuk menjalani pemeriksaan pada Jumat (5/6/2014) besok," kata Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta, dalam keterangan pers di kantornya, Jl Slamet Riyadi No 1, Samarinda, Kamis (5/6/2014).

Tidak hanya kontraktor, penyidik bakal memanggil instansi perizinan dari Pemkot Samarinda termasuk menyertakan saksi ahli dari Dinas Pekerjaan Umum. Namun demikian Wisnu menegaskan penyidik tetap memegang asas praduga tak bersalah.

"Hasil Labfor Polri juga akan kita sertakan dan kita tetap junjung tinggi asas praduga tak bersalah," ujar Wisnu.

Wisnu juga menambahkan, semua pihak yang terkait dalam proses pembangunan turut dimintai keterangan mulai dari buruh pekerja hingga pengawas pelaksana pembangunan.

"Ada 12 saksi yang sudah kita mintai keterangan. Dokumen Surat Perjanjian Pekerjaan sudah kita amankan untuk keperluan penyidikan. Baik itu dokumen dari pemilik bangunan ke bos kontraktor maupun dari bos kontraktor ke pelaksana atas nama Nanang Ismail," tegas Wisnu.

Insiden ambruknya ruko sementara telah menewaskan 7 orang pekerja dan 5 orang pekerja lainnya diperkirakan masih tertimbun reruntuhan bangunan. Sebanyak 72 orang pekerja selamat, beberapa diantaranya mengalami luka-luka.

(try/try)


Berita Terkait