Komplotan Bobol Mobil Lintas Sulawesi Dibekuk di Manado, 3 Ditembak

Komplotan Bobol Mobil Lintas Sulawesi Dibekuk di Manado, 3 Ditembak

- detikNews
Kamis, 05 Jun 2014 02:20 WIB
Manado - Polisi membongkar komplotan pembobol mobil jaringan lintas sulawesi asal Makassar. 19 orang dibekuk, 3 diantaranya harus dilumpuhkan dengan timah panas di kaki karena hendak melarikan diri.

Kapolresta Manado Kombes Pol Sunarto melalui Kasat Reskrim, AKP Dewa Made Palguna mengatakan, penangkapan ini merupakan hasil pengembangan yang sudah dilakukan sejak bulan Desember 2013 tahun lalu.

"Agak lama memang karena harus mencocokkan keterangan yang kami dapatkan dari pengembangan, tapi inilah buah kerja keras itu," ujar Palguna kepada detikcom, Rabu (4/6/2014) malam.

Katanya, modus yang dilakukan komplotan ini terbilang sangat lihai, karena sering gonta-ganti pasangan agar tidak mudah terlacak atau dikenali pada saat beraksi. Bahkan ada yang menggunakan wig (rambut palsu) untuk menyamarkan identitas.

"Usai beraksi mereka berpindah tempat ke kota lain, dan kembali lagi ke sini (Manado) dengan merekrut anggota baru. Mereka spesialis kempes ban dan memecahkan kaca mobil," kata Palguna.

Lanjutnya, dari hasil pengembangan, 3 orang sudah ditetap sebagai tersangka, sedang lainnya masih sebagai saksi dan dalam pemeriksaan. "Kami dengar, 2 orang dari komplotan ini juga tertangkap di Kota Palu," kata Palguna lagi.

Informasi yang dihimpun, awalnya Tim Reserse Mobile (Resmob) Polresta Manado dan Polsek Sario, menangkap 5 pria, serta mengamankan 3 perempuan dan 2 anak kecil di sebuah tempat kos di Kelurahan Malalayang Dua Kecamatan Malalayang, Selasa (3/6/2014) sekitar pukul 23.30 WITA.

Pengembangan lanjut dilakukan setelah mendapatkan info, ada rekrutan baru yang akan tiba di Manado melalui jalur darat di Terminal Malalayang. Keesokan hari, 5 orang kembali ditangkap sekitar pukul 11.00 WITA.

Namun saat akan dibawa ke Polresta Manado, ada beberapa yang mencoba melarikan diri. Polisi terpaksa melumpuhkan 3 orang dengan timah panas yang bersarang di kaki.

Polsek Wori juga berhasil mengamankan 2 perempuan di Desa Tiwoho Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara, sekitar pukul 15.00 WITA. Mereka adalah istri para pelaku, yang juga ikut diboyong. Dalam waktu yang hampir bersamaan, warga desa yang sama berhasil mencegat 2 lelaki bagian komplotan ini dan menyerahkan ke polisi.

Dari keterangan 3 tersangka, masing-masing, Ridwan alias Ridho (33) Hasannudin alias Acho (42) dan Malik alias Jaya (45), mereka setidaknya sudah empat kali beraksi di Manado.

"Sudah 4 kali pak, kami pecahkan kaca mobil atau mengempeskan ban untuk mengalihkan perhatian korban, lalu mengambil barang di dalam mobil," aku Jaya.

Jaya mengatakan, korban yang diincar biasanya adalah nasabah yang baru keluar dari bank, lalu dibuntuti. Setelah mobil berhenti, mereka lalu beraksi.

"Hasilnya kami pakai untuk foya-foya, minum-mnum dan sebagian untuk istri dan anak," tukasnya.

(ahy/iqb)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads