Proyek Sodetan Ciliwung Menuai Protes Warga Cipinang Cempedak

Proyek Sodetan Ciliwung Menuai Protes Warga Cipinang Cempedak

- detikNews
Rabu, 04 Jun 2014 21:26 WIB
Jakarta -

Proyek Sodetan Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT) di Jalan Otista III, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur menuai protes dari warga. Akibat proyek itu warga kesulitan mendapat air bersih.

"Kita komplain kalau air sumur saya keruh dan tak bisa digunakan. Kami juga minta agar PT Wika sosialisasikan kembali mengenai proyeknya. Karena kami belum tahu pasti kapan proyek berakhir,” ujar Anita (31) warga RT 01/04 Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (4/6/2014).

Tak hanya kesulitan air bersih, Anita juga mengeluhkan suara bising yang disebabkan proyek pengerjaan itu. Pasalnya pengerjaan itu dilakukan hingga larut malam.

"Kontraktor masih mengerjakan pekerjaan hingga pukul 23.00 WIB, sehingga warga merasa terganggu untuk istrahat. Padahal, sebelumnya mereka berjanji proyek pengeboran hanya dilakukan hingga pukul 18.00 WIB," tuturnya.

Sementara Ketua RT 01/04 Cipinang Cempedak, Melia Sari (32) mengatakan selain suara bising, proyek Ciliwung itu menyebabkan genteng dan tembok rumah warga rusak.

"Banyak rumah warga yang gentengnya melorot dan tembok bergetar saat mesin dioperasikan," kata Melia.

Senada dengan warganya, Meila mengatakan sosialisasi proyek kontraktor tak pernah dijelaskan. Alhasil, warga tak mengetahui dampak dari pengerjaan.

"Warga juga mempersoalkan sosialisasi yang hanya dilakukan sekali sebelum proyek dilaksanakan. Sehingga banyak warga tak tahu teknis dan dampak dari pekerjaan di lapangan, tetapi tadi kita mendapat kabar ganti rugi sudah diberikan terutama yang keramik retak dan airnya keruh. Tapi kami tetap meminta agar proyek dibatasi sampai jam 18.00 WIB,” lanjut Meila.

Saat dikonfirmasi, Manajer Kontruksi PT WIKA, Ari Wibisono mengatakan akan mengganti rumah warga yang rusak akibat proyek sodetan Ciliwung. Pihaknya juga telah menyuplai air bersih untuk warga.

β€œKalau airnya masih keruh juga, nanti selesai pengeboran kita bantu pembuatan sumur baru. Tempatnya kita pindah agar airnya jernih," ujar Ari.

Sambil menunggu proyek selesai. Ari mengatakan pihaknya menyuplai 1000 liter air bersih untuk warga yang terkena dampak proyek Sodetan Ciliwung.

"Sementara kita suplai air PAM sesuai kebutuhan. Prinsipnya kalau ada kerusakan, akan kita perbaiki. Termasuk akan kita berikan kompensasi warga yang bisnisnya terganggu,” ujarnya.

(edo/idh)


Berita Terkait