Dalam deklarasinya, para purnawirawan ini berjanji bakal mengoptimalkan perannya ketika kembali ke daerah masing-masing untuk membantu pemenangan Prabowo-Hatta.
"Kita memang sudah purnawirawan dan tidak muda lagi. Tapi, jiwa semangat kami masih muda. Kami akan berjuang keras mendukung Prabowo-Hatta," kata Koordinator Puncak Tidar, Letjen TNI (Purn) Cornel Simbolon di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Rabu (4/6/2014).
Dia mengatakan selama 40 tahun bertugas di militer, Indonesia memerlukan sosok pemimpin yang tegas dari latar belakang militer. Hal ini mengacu pengalaman-pengalaman di era Soeharto. Seharusnya, kata dia, dukungan untuk Prabowo-Hatta bisa lebih dari 500 orang. Namun, karena terbatasnya tempat dan waktu, akhirnya Puncak Tidar hanya menyertakan sekitar 100 orang ke Rumah Polonia.
"Ini diluar Polonia masih banyak yang nunggu. Karena tempat dan waktunya, jadi cuma kita yang masuk. Aslinya, banyak anggota kita dari berbagai daerah Sumatera, Jawa," ujar mantan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu.
Cornel menjelaskan kalau setiap anggotanya yang berstatus purnawirawan memiliki keunggulan di daerahnya untuk menarik massa.
"Kami siap, dan kami bakal ke daerah masing-masing untuk menggerakan suara kami di daerah-daerah untuk kemenangan Prabowo-Hatta," sebutnya.
(hat/erd)











































