"Saya bilang, jangan kampanye yang blunder. Tim sukses nanti bilang 'Jokowi (jadi) presiden, Ahok jadi gubernur. Lebih baik pilih (capres) Prabowo'. Yang model begitu yang bikin warga yang tidak suka SARA akan menjauh," ulas Ahok di kantornya di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (4/6/2014).
Ahok mengingatkan kampanye-kampane hitam yang diarahkan ke Jokowi bisa menjadi bumerang bagi mereka sendiri.
"Jangan kampanye soal Jokowi keturunan China Kristen. Karena keluarga Prabowo juga Kristen," imbuhnya.
Dia kemudian mengingatkan timses Prabowo-Hatta tentang fenomena kampanye SARA saat pilgub DKI 2012. Sehingga seharusnya mereka segera memikirkan kampanye yang baik.
"Kalau Pak Nachrowi Ramli tidak bilang 'haiya', mungkin Fauzi Bowo yang akan menang," kata Ahok.
(sip/trq)











































