Mendikbud Ajak Guru PAUD Cegah Kekerasan Seksual Seperti di JIS

Mendikbud Ajak Guru PAUD Cegah Kekerasan Seksual Seperti di JIS

- detikNews
Rabu, 04 Jun 2014 16:55 WIB
Mendikbud Ajak Guru PAUD Cegah Kekerasan Seksual Seperti di JIS
(Foto: Taufan Noor Ismailian/detikcom)
Jakarta - Kasus kekerasan seksual di TK-SD Jakarta International School (JIS) juga menjadi topik yang akan dibahas dalam Lokakarya guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Ecopark, Ancol, Jakarta Utara. Para guru PAUD akan diajak berdiskusi bagaimana menjaga keamanan di sekolah.

"Salah satunya Lokakarya Bunda PAUD ini, memang menyelenggarakan PAUD yang bisa memenuhi kriteria-kriteria penyelenggaraan PAUD yang baik. Termasuk di dalamnya bagaimana gurunya, bagaimana kurikulumnya, bagaimana keamanan di sekolahnya," jelas Mendikbud M Nuh saat ditanya apakah materi pencegahan kekerasan seksual seperti di TK JIS.

Hal itu disampaikan Mendikbud di sela-sela Lokakarya Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Ecopark, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (4/6/2014).

Sebelumnya, dalam forum yang sama Ibu Negara Ani Yudhoyono mengecam perbuatan biadab tersebut. "Kekerasan seksual terhadap anak saya sangat mengecam perbuatan biadab itu," kata Ani Yudhoyono dalam pidatonya di Loka Karya Bunda PAUD se-Indonesia, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (4/6/2014).

Ani sangat kecewa lantaran masa depan harapan penerus bangsa telah dirusak. Pelaku telah melakukan kejahatan yang sangat berat.

"Para tunas muda kita, harapan bangsa kita, telah dirusak oleh orang-orang tidak bertanggung jawab, orang-orang ini telah melakukan kejahatan terhadap anak-anak kita, yang seharusnya disayangi dan dilindungi," jelasnya.

Ani mengatakan Presiden SBY telah memberikan keputusan akan adanya perlindungan kepada anak-anak dari tindak kekerasan di antaranya kekerasan di lingkungan sekolah, masyarakat, dan keluarga.

"Anak indonesia harus diselamatkan dari 3 jenis kekerasan, baik fisik, emosional dan seksual. Presiden telah menginstruksikan gerakan nasional anti kekerasan seksual terhadap anak," terangnya.

"Mari kita dukung Gerakan Nasional anti seksual terhadap anak," ajaknya kepada seluruh Bunda PAUD se-Indonesia.

(nwk/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini