"Pelaku 4 napi kasus terorisme," kata Kalapas Magelang I Made Darmajaya di kantornya, Jl Sutopo Kota Magelang, Rabu (4/6/2014).
I Made Damarjaya menjelaskan, awalnya 6 pembesuk menemui 4 napi teroris. Sebagian masih berada di luar untuk menunggu giliran. 30 menit kemudian, pembesuk diminta bergantian. Karena sesuai aturan, hanya 5 pembesuk yang diizinkan masuk. Napi menolak dan justru minta seluruh pembesuk masuk.
"Adu mulut terjadi, hingga kemudian terjadi aksi baku baku hantam," ungkapnya.
Empat petugas LP terluka. Tiga di antaranya dirawat di rumah sakit. Situasi kondusif saat polisi dan TNI datang. Mereka mendapat laporan pembesuk 'berulah' di LP tersebut.
Sebelumnya, Kepala Polisi Khusus LP, Herliadi, menyebutkan keributan terjadi saat pembesuk hendak mengunjungi napi teroris. Belasan pembesuk mengamuk dan menyerang petugas. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB.
(try/try)











































