"Sebagian kecil partai, namun masih dalam penyidikan, jadi mohon maaf belum bisa dibeberkan," kata Ketua Bawaslu Muhammad menjelaskan sosok yang dirahasiakan itu, saat ditanya wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (4/6/2014).
Menurut Muhammad, ada beberapa nama yang ada di laporan PPATK ke Bawaslu. Lagi-lagi dia tak mau menyebut nama dan asal parpolnya.
"Beberapa nama ya..kalau menurut PPATK itu ada yang diduga maka ada hal yang tidak wajar, tentunya orang-orang yang tahu regulasinya kan harusnya bisa menghindari transaksi transaksi yang mencurigakan itu," katanya.
Bawaslu pun akan segera melakukan identifikasi. Selanjutnya menyerahkan laporan ke KPK.
"Segera! Begitu selesai kita menganalisis akan segera kita serahkan. Mudah-mudahan pekan ini bisa kita serahkan KPK," katanya.
Bawaslu pun akan meminta bantuan PPATK untuk memantau aliran dana Pilpres.
"Sama, capres punya kewajiban yang sama kita harap tidak ada masalah seperti pileg kemaren karena isunya lebih mengkhawatirkan karena terkait empat orang yang calon pemimpin bangsa, kita harap dana kampanye bersih dan tertib dan pelaporannya sesuai aturan yang ada," pungkasnya.
(van/try)
