"Semuanya kita serahkan kepada rakyat karena yang berdaulat adalah rakyat. Kami berdua Joko Widodo dan Muhammad Jusuf Kalla menghargai apa yang dikehendaki oleh rakyat," kata Jokowi dalam sambutan singkatnya di acara yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (3/6/2014).
Jokowi ingin Pilpres 2014 jauh dari kampanye hitam dan intimidasi. Dia ingin demokrasi yang dibangun dengan tujuan mensejahterakan rakyat.
"Ada dua hal, dua tahapan yang akan kita lalui. Yaitu tanggal 4 Juni sampai tanggal 5 Juli yaitu proses kampanye dan kita berharap agar di dalam kampanye ini semuanya merasa gembira karena demokrasi yang akan kita jalankan adalah demokrasi yang akan mensejahterakan bukan demokrasi yang akan mencelakakan," kata Jokowi.
Jokowi lantas menyelipkan sedikit humor ringan soal kata dua. Jokowi memang capres nomor urut dua di Pilpres 2014 nanti.
"Kedua pada 9 Juli nanti kita akan melakukan pencoblosan. Calon presiden, dua calon presiden dan dua calon wakil presiden," katanya.
(van/trq)











































