Ba'asyir Bantah Hadiri Wisuda di Kamp Hudaibiyah, Moro
Selasa, 21 Des 2004 15:47 WIB
Jakarta - Terdakwa kasus bom Marriott Abu Bakar Ba'asyir membantah keterangan Nasir Abas, salah seorang saksi yang diajukan oleh Jaksa Penuntu Umum (JPU) yang menyatakan, ia pernah ke Kamp Hudaibiyah pada April 2000 untuk menghadiri wisuda siswa-siswa yang mengikuti pelatihan militer di kamp tersebut."Pada tahun 2000 saya sibuk mengurusi kongres Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) di Yogya yang akan berlangsung Agustus tahun 2000. Jadi, sejak April saya sudah sibuk karena dipilih sebagai penasihat panitia penyelenggara kongres," ungkap Ba'asyir dalam persidangan yang berlokasi di Departemen Pertanian, Jl. Raya Ragunan, Jakarta, Selasa, (21/12/2004).Dalam kesaksiannya, Nasir Abas menyatakan, pada April 2000 lalu Ba'asyir telah menghadiri wisuda akademi militer di Kamp Hudaibiyah yang berlokasi di Moro, Filipina. Saat itu Ba'asyir, kata Nasir, dijemput oleh Faturrahman Al Ghozi dari bandara.Bahkan, lanjut Nasir, selain menghadiri wisuda itu, Ba'asyir juga memberikan sambutan dan melakukan inspeksi terhadap 17 orang wisudawan asal Indonesia yang telah dididik selama 1,5 tahun di kamp tersebut.
(umi/)











































