"Pak Prabowo anti Amerika, tidak demikian, tidak anti Amerika, semua bisa menjadi kawan bermitra," kata Fadli di Hotel Four Seasons Jakarta, Selasa (3/6).
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini mengatakan," Selalu Pak Prabowo bilang seribu kawan sedikit satu musuh terlalu banyak. Itu untuk menetralisir anti. Bermitra sejajar tidak mau jadi boneka asing."
Isu Prabowo merupakan anti Amerika belakangan mencuat seiring kabar yang menyebut Prabowo akan menasionalisasi aset-aset bila terpilih menjadi presiden. Dalam kampanye terbuka yang dimulai Rabu besok, isu tersebut berpotensi akan mengemuka kembali ke publik.
Untuk kampanye, Fadli mengungkapkan Prabowo-Hatta sudah melakukan sejumlah persiapan. "Sudah mulai susun jadwal karena banyak permintaan ke daerah. Beberapa tim ke daerah Sumatera, Kalimantam, Sulawesi, menghiupkan jaringan mesin partai," jelas Fadli.
(brn/brn)










































