Gaji Sopir Bus Sekolah Tak Dibayar, Ini Solusi Ahok

Hari ke-595 Jokowi-Ahok

Gaji Sopir Bus Sekolah Tak Dibayar, Ini Solusi Ahok

- detikNews
Selasa, 03 Jun 2014 16:35 WIB
Gaji Sopir Bus Sekolah Tak Dibayar, Ini Solusi Ahok
Jakarta - Puluhan sopir dan kondektur bus sekolah mogok beroperasi gara-gara gaji tidak kunjung dibayar. Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mempunyai usul untuk memecahkan masalah tersebut.

"Mereka (pramudi dan kondektur) mungkin yang nggak bayar. Makanya, kita mau PT TransJakarta yang kelola. Jadi kita ambil alih. Semua kasusnya sama, mereka diambil anggarannya, mau pakai outsorching," kata Ahok di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (3/6/2014).

Menurut dia, sistem outsourcing selama ini tetap ada karena pihak dinad mendapat komisi dari perusahaan outsourcing. Ia ingin jajaran SKPD mulai nama-nama pegawai yang direkrut dengan sistem outsoching atau honorer untuk sistem penggajian yang langsung tanpa perantara perusahaan.

"Saya sudah tegaskan kalau ada yang nggak mau lakukan ini, berarti ada main. Pasti ada komisi, nggak bener," ujar Ahok.

"Kalau langsung ke sopirnya nggak bisa main kan. Contohnya kalau cleaning service dari perusahaan berarti dia bisa minta komisi. Jadi kalau saya langsung ke per orang, masa saya minta satu-satu duit komisinya? Itu yang mau kita ubah. Langsung aja buka rekening bank, langsung kontrak semuanya begitu," papar Ahok.

Hal ini akan diterapkan untuk seluruh pegawai honorer, outsorching di seluruh dinas DKI. Dimulai dengan merinci nama-nama petugas honorer lengkap dengan nomor telepon.

"Kebersihan sudah mulai dirinci, dinas taman yang belum. Semua dinas harus ada, tTermasuk kelurahan kecamatan. Berantakan juga honorernya. Banyak yang ngerti, banyak juga yang pura-pura nggak ngerti," ujarnya.

(bil/aan)


Berita Terkait