Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM Juga Digelar di Pekanbaru

Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM Juga Digelar di Pekanbaru

- detikNews
Selasa, 21 Des 2004 15:33 WIB
Pekanbaru - Puluhan mahasiswa di Pekanbaru melakukan aksi solidaritas menolak kenaikan harga BBM. Mereka menilai, kenaikan harga BBM itu dengan sendirinya menaikkan harga sembilan bahan pokok (sembako).Penolakan kenaikan harga BBM itu mereka sampaikan lewat penyebaran kertas fotokopi di pertigaan Jl Sudirman-Tuanku Tambusai, Selasa (21/12/2004) di Pekanbaru. Aksi diikuti oleh mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI).Demonstran melakukan orasi mengecam tindakan pemerintah yang tidak melakukan aksi menahan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), seperti Pertamax dan uk gas elpiji. Mereka juga membentangkan beberapa spanduk yang satu di antaranya bertuliskan 'BBM naik, SBY penipu'. Bahkan para demonstran sempat menahan satu unit motor tangki pengangkut BBM milik Pertamina yang melintas di kawasan itu.Tidak ada kerusuhan dalam aksi itu meski lalu-lintas di sekitar kawasan itu menjadi macet. Polisi hanya terlihat berjaga-jaga di sekitar kawasan tersebut, termasuk di halaman Gedung DPRD Riau. Menurut Sahat M Hutabarat, koordinator aksi, tindakan Presiden SBY yang membiarkan kenaikan harga BBM, termasuk elpiji menyebabkan harga sembako saat ini merangkak naik."Kalau harga BBM nanik, secara otomatis ongkos angkutan itu beranjak naik. Hal ini juga akan merembet ke ongkos angkutan sembako. Paa akhirnya, semua kebutuhan masyarakat menjadi ikut naik juga," kata Sahat.Sementara itu, dari pengamatan detikcom di sejumlah pasar tradisional, memang harga sembago mulai merangkak. Misalnya, di kawasan Pasar Kodim. Harga beras Solok dari Sumatera Barat dari Rp 4.000/kg sudah menjadi Rp 4.500/kg. Harga ayam ras juga naik dari Rp 11.000/kg menjadi Rp16.000/kg. Begitu juga telur ayam eropa (ras) dari Rp 450/butir menjadi Rp 600/butir, gula pasir Rp 4.800/kg menjadi Rp 6.000/kg, dan daging sapi dari R p38.000/kg menjadi Rp 42.000/kg. (asy/)


Berita Terkait