"Gedung DPR itu di lobi-lobi di selasar-selasar itu tempat publik yang paling tidak sehat," kata pengurus YLKI Tulus Abadi saat ditemui di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/6/2014).
Tulus mengatakan, dia dan timnya akan mengukur tingkat polusi di DPR yang disebabkan asap rokok menggunakan alat khusus. Tulus yakin pasti hasilnya parah.
"Kita akan ukur dengan alat itu untuk mengukur partikel halus. Pasti hasilnya buruk," kata Tulus.
Tulus juga menilai jika hal itu merupakan ironi. Sebab DPR adalah tempat di mana para anggota dewan membahas berbagai aturan malah melanggar aturan.
"Kalau lembaga yang pembuat aturan malah melanggar. Itu alasan klise karena di DPR sendiri kalau orang merokok susah ya nggak usah bikin aturan," ucapnya.
(dha/gah)
