"Saya mengikuti pemberitaan kemarin, hanya dari Gubernur DIY Pak Sultan yang sudah menyampaikan netral, selebihnya berpotensi tidak netral," kata Husni di Sentul International Convention Center, Bogor, Selasa (3/6/2014).
Husni menjelaskan ketidaknetralan pemimpin daerah karena berlatar belakang politik. Sehingga mengharuskan untuk memilih sesuai pilihan partainya.
"Kami berharap keikutsertaan kepala daerah tidak mengajak struktur pemerintahan, sehingga pemilu kita bisa benar-benar berjalan demokratis," jelasnya.
Sebelumnya, Senin (2/6/2014) pasangan capres dan cawapres Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) silaturahmi di kediaman Sri Sultan HB X. Dalam pertemuan tersebut Sultan menitipkan beberapa pesan terhadap Jokowi JK, namun memastikan posisinya netral.
"Saya bersikap netral, tidak mendukung pasangan Jokowi atau Prabowo," ujar Sultan.
(tfn/trq)











































